Selasa, 29 Maret 2016

Mengenal Warna Pangan

Menurut Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan. Pangan olahan adalah makanan / minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan. Salah satu bahan tambahan yang digunakan adalah pewarna pangan. Pewarna adalah bahan tambahan pangan berupa pewarna alami dan sintetis yang ketika ditambahkan pada pangan mampu memberi atau memperbaiki warna.

JENIS-JENIS PEWARNA PANGAN :
terbagi menjadi dua ;

- Pewarna Alami : 
  adalah ekstrak pigmen dari tumbuhan-tumbuhan, hewan, mineral atau sumber yang lain, misalnya : daun suji, kunyit, jeruk, bit, wortel, dll. Untuk menghasilkan tingkat pewarnaan yang sama diperlukan pewarna alami yag lebih banyak daripada pewarna sintetik.

- Pewarna Sintetik 
   adalah pewarnaan yang dihasilkan dari proses kimiawi. Jenis pewarna ini mepunya lebih banyak pilihan warna dibandingkan pewarna alami.

PEWARNA YANG DILARANG UNTUK PANGAN :
  Contoh :
  • Methanyl Yellow
  • Rhodamin B
  • Chocolate Brown FB
  • Guinea Green B  
*biasanya pewarna tersebut digunakan untuk pewarna pada kerajinan kulit, kertas, cat, tinta, dll. 
Bahaya utama terhadap kesehatan :
   Mengkonsumsi pangan yang mengandung pewarna yang dilarang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan secara umum, anatara lain :
  • mual
  • muntah 
  • diare
  • sakit perut 
Gangguan kesehatan secara serius :
  • Rhodamin B dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, hati, dan kanker hati
  • Methanyl Yellow dapat menyebabkan kerusakan ginjal, kanker pada saluran kemih



Kanker pada saluran kandung kemih
kanker hati




                                                               








sumber Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia


 





Cara Memutihkan Wajah dengan Masker Alami

  
  
 Banyak wanita yang mendambakan wajah yang putih, tetapi tidak banyak juga wanita yang menggunakan pemutih wajah dengan kandungan merkuri. Menggunakan pemutih dengan kandungan merkuri tinggi memang dapat membuat wajah lebih cepat putih. Namun perlu dipahami juga bahwa akan ada dampak pada kesehatan kulit dalam jangka waktu  kedepannya, jika digunakan sampai bertahun-tahun bahkan bisa memicu kanker kulit.
     Setelah kita megetahui akan bahaya dan resiko penggunaan pemutih wajah, ada baiknya kita menggunakan cara-cara yang lebih alami dengan bahan alami yang banyak terdapat dilingkungan sekitar. 
  
Berikut bebeapa masker yang dapat anda coba : 

  • Masker Tomat
 Tomat dapat mencerahkan wajah. Selain itu tomat juga dapat menjaga kulit agar terhindar dari jerawat, kulit kusam, dan kering karena tomat juga mampu mengecilkan pori-pori wajah sehingga kulit dapat terlihat lebih halus 

  Caranya : 
  1. Sediakan 1 buah tomat matang 
  2. Cuci dengan air hingga bersih 
  3. Potong tomat menjadi dua bagian
  4. Gosokakan secara perlahan pada area kulit wajah 
  5. Diamkan 15-20 menit 
  6. Bersihkan kulit dengan air dingin
  • Masker Putih Telur 
  Sudah tidak aneh lagi, putih telur yang digunakan untuk perawatan kulit dan agar kulit tampak kencang. Telur juga termasuk bahan alami yang paling mudah dijumpai. Ada baiknya untuk msker wajah digunakan telur ayam kampung.

  Caranya :
  1. Bersihkan kulit dengan air hangat 
  2. Sediakan 1 butir telur, lalu pisahkan anatara bagian putih dan kuning.
  3. Oleskan putih telur pada wajah anda 
  4. Diamkan selama 15 - 20 menit atau sampai menegring 
  5. Bersihkan wajah dengan air dingin
  • Masker Pepaya 
  Pepaya dapat membuat kulit lebih segar karena pepaya apat mmbantu kulit beregenerasi. Kulit yang hitam jugamengelupas dan perlahan menjadi putih alami, kencang, dan cantik.

  Caranya :
  1. Blender pepaya sebanyak 50-100 gr 
  2. Tambahkan sedikit madu
  3. Oleskan pada wajah lalu diamkan beberapa saat hingga kering 
  4. Bersihkan menggunakan waslap 

BIODATA DIRI

Nama  : Hastiliya 
Tempat / tgl lahir : Palembang, 29 April 2001 
Agama : Islam 

Hi guys 
welcome in my new blog.